Pendidikan adalah usaha sadar untuk
mewujudkan suasana belajar agar peserta didik secara aktif mengembangkan
potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri,
kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan
dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.
Sedangkan filsafat adalah ilmu
(pengetahuan) yang meliputi kebenaran yang terkandung di dalamnya ilmu-ilmu
metafisika, logika, retorika, etika, ekonomi, politik, dan estetika. Jadi
filsafat matematika adalah cabang filsafat yang mengkaji matematika itu
sendiri. Filsafat dan matematika merupakan dua bidang pengetahuan yang sangat
erat hubungannya.
Setiap ilmu
tidak terlepas dari peran filsafat karena filsafat dapat membuka ide-ide,
mengungkapkan hakikat ilmu, hingga mengkaji kegunaan dari ilmu tersebut. Dalam
dunia pendidikan filsafat memiliki peranan yang sangat penting karena dapat
membantu peserta didik untuk berpikie lebih rasional.
Tujuan
filsafat dalam pendidikan salah satunya adalah memberikan inspirasi cara
mengorganisasikan proses pembelajaran yang ideal. Seorang pengajar perlu
menguasai konsep-konsep yang akan dikaji agar tidak terjadi salah konsep pada
diri peserta didik. Daam upaya pemecahan masalah pendidikan terdapat beberapa
pendekatan yaitu didekati dari masalah-masalah pendidikan yang bersifat
filosofi dan memerlukan jawaban yang filosofi pula. Dapat pula didekati dari
ide-de filosofi yang diterapkan untuk memecahkan masalah.
Matematika
termasuk pelajaran yang kurang disukai, banyak peserta didik yang takut pada
pelajaran matematika, jadi guru matematika harus memahami karakteristik
pelajaran matematika agar matematika yang abstrak dapat mudah diterima oleh
peserta didik. Pendidkan matematika mengacu pada masalah belajar dan mengajar.
Pemikiran filsafat matematika dalam pembelajaran memungkinkan peserta didik
untuk membangun logika pikirnya agar dapat berpikir secara rasional dan
sistematis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar