Berdasarkan
etimologi, matematika berarti ilmu pengetahuan yang diperoleh dengan bernalar.
Disisi lain matematika dipandang sebagai ilmu tentang logika mengenai bentuk,
susunan, besaran dan konsep-konsep yang berhubungan satu dengan lainnya dan
terbagi dalam tiga bidang yaitu aljabar, analisis, dan geometri.
Matematika
mempunyai objek kajian yang bersifat abstrak, walaupun tidak setiap abstrak
adalah matematika. Sementara beberapa matematikawan menganggap bahwa objek
kajian matematika itu adalah konkret dalam pikiran mereka, maka kita dapat
menyebutkan bahwa objek kajian matematika secara lebih tepat sebagai objek
mental atau pikiran. Ada
empat yang menjadi objek kajian matematika yaitu :
1.
Fakta
Fakta adalah kovensi-kovensi dalam
matematika yang biasanya di ungkapkan dengan simbol-simbol tertentu. Contoh
simbol bilangan “3” secara umum sudah dipahami sebagai bilangan “tiga”
sebaliknya kalau seorang mengucapkan kata “tiga” dengan sendirinya dapat
disimbulkan dengan “3”. 23 = 2 x 2 x 2 yang dipahami sebagai dua kali dua kali dua.
Dalam geometri biasanya juga terdapat simbol-simbol tertentu, seperti “⊥” yang berarti tegak lurus, “//” yang berarti sejajar dan masih
banyak lagi lainnya.
Cara mempelajari fakta bisa dengan
hafalan, drill (latihan terus menerus), demonstrasi tertulis dan lain-lain.
Dengan demikian dalam memperkenalkan simbol dan fakta matematika kepada siswa,
guru seharusnya melalui beberapa tahap yang memungkinkan siswa dapat menyerap makna
simbol-simbol tersebut.
2.
Konsep
Konsep adalah ide abstrak yang
dapat menggolongkan atau mengklasifikasi sekumpulan objek, apakah objek
tersebut merupakan contoh konsep atau bukan. Contoh “segi tiga” adalah nama
suatu konsep. Dengan konsep itu kita dapat membedakan mana yang merupakan
contoh segi tiga dan mana yang bukan segi tiga. Dalam matematika terdapat konsep
yang penting yaitu fungsi, variabel, dan konstanta. Konsep tersebut, seperti
halnya dengan bilangan, terdapat semua cabang matematika. Banyak konsep lain
dalam matematika yang lebih komplek misalnya matriks, vektor, determinan,
gradien, dan lainnya.
3.
Operasi
Operasi adalah pengerjaan hitung,
pengerjaan aljabar dan pengerjaan matematika yang lain. Misalnya penjumlahan, gabungan
dan irisan. Dalam matematika dikenal macam-macan operasi yaitu operasi unair,
kemudian operasi biner, operasi terner dan sebagainya. Penjumlahan adalah
operasi biner, karena elemen yang dioperasikan ada dua. Tetapi “tambah lima”
adalah operasi unair, karena elemen yang ditambah hanya satu.
4.
Prinsip
Prinsip adalah objek kajian matematika
yang lebih komplek. Prinsip dapat terdiri atas beberapa fakta, beberapa konsep
yang dikaitkan oleh suatu relasi ataupun operasi. Secara sederhana dapat
dikatakan bahwa prinsip adalah hubungan antara berbagai objek dasar matematika.
Prinsip dapat berupa aksioma, teorema sifat dan sebagainya. Contohnya sifat
komutatif dan sifat asosiatif dalam aritmatika merupakan suatu prinsip, begitu
pula dengan teorema phytagoras dan lain sebagainya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar