Matematika merupakan ilmu pengetahuan dasar yang dibutuhkan semua
manusia dalam kehidupan sehari-hari baik secara langsung ataupun tidak
langsung. Secara istilah, sampai saat ini belum ada definisi yang tepat
mengenai matematika. Para ahli filsafat dan ahli matematika telah mencoba
membuat definisi matematika, tetapi sampai sekarang belum ada yang menyatakan
bahwa jawabannya adalah terakhir. Belum ada definisi yang disepakati matemaika
itu apa.
Diantara definisi-definisi yang dibuat para ahli matematika adalah
sebagai berikut:
1. Ilmu tentang bilangan dan ruang
2. Ilmu tentang besaran (kuantitas)
3. Ilmu tentang hubungan (relasi)
4. Ilmu tentang bentuk
5. Ilmu yang bersifat deduktif
6. Ilmu tentang struktur-struktur yang logik.
Pada zaman
dahulu para musafir menafsirkan ayat-ayat yang berkaitan dengan sains hanya
sebatas menggunakan ayat-ayat yang lain atau hadis Nabi atau qoul sahabat, maka
pada zaman sekarang sudah banyak sekali ilmuwan yang menyingkap kandungan
ayat-ayat Al-Qur’an melalui kajian ilmiahnya. Dalam pandangan Al-Qur’an, tidak
ada peristiwa yang terjadi secara kebetulan. Semua terjadi dengan ‘hitungan’,
baik dengan hukum-hukum alam yang telah dikenal manusia maupun yang belum.
Terdapat
beberapa kandungan dalam Al-Qur’an yang berkaitan dengan matematika, yaitu :
a.
Himpunan dalam Al-Qur’an
Dalam surat al-Fathir ayat 1 dan surat
an-Nur ayat 45 terkandung didalamnya konsep matematika yaitu kumpulan
objek-objek yang mempunyai ciri-ciri yang jelas.
b.
Bilangan dalam
Al-Qur’an
Dalam Al-Qur’an disebutkan sebanyak 38
bilangan berbeda. 30 bilangan asli dan 8 bilangan pecahan (rasional).
c.
Pengukuran dalam
Al-Qur’an
Pengukuran yang disebutkan dalam
Al-Qur’an meliputi pengukuran panjang, waktu, luas dan berat. Satuan ukur yang
digunakan adalah satuan-satuan tradisional khususnya di daerah Mekah dan
Madinah.
d.
Statistika dalam
Al-Qur’an
Surat al-Kahfi ayat 49 dan az-Zukhruf
ayat 80 termasuk ayat yang menjelaskan tentang mencatat dan membukukan data.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar