Kamis, 22 September 2016

Dasar-dasar Filsafat Pendidikan Matematika



A. Hakikat Filsafat
Asal kata filsafat dari bahasa latin “phylosofia”. Phylos artinya cinta atau hasrat yang besar sedangkan Sofia artinya pengetahuan yang mendalam sampai berkaitan dengan kearifan. Filsafat merupakan ilmu yang dasarnya adalah pemikiran manusia secara menyeluruh.
Bisa dikatakan filsafat adalah sumber dari segala cabang ilmu. Menurut Aristoteles (384-322 SM) filsafat adalah ilmu (pengetahuan) yang meliputi kebenaran yang terkandung di dalamnya ilmu-ilmu metafisika, logika, retorika, etika, ekonomi, politik, dan estetika.
Pada prosesnya filsafat adalah renungan yang mendalam dan menyeluruh secara sistematis dan pastinya tidak meninggalkan sifat-sifat ilmiah pada umumnya.
B. Hakikat Pendidikan
Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan pokok dalam kehidupan manusia. Berdasarkan Undang-undang Sisdiknas No.20 tahun 2003 Bab I, bahwa pendidikan adalah usaha sadar untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara. Dari pengertian tersebut pendidikan merupakan usaha sadar yang dilakukan manusia dengan dasar dan tujuan yang jelas, terdapat tahapan dan komitmen bersama didalam proses pendidikan itu.
C. Hakikat Matematika
Matematika berasal dari bahasa Latin mathematika yang diambil dari perkataan Yunani mathematike. Kata mathematike mempunyai asal kata mathema yang berarti pengetahuan dan ilmu dan kata mathematike berhubungan dengan kata mathein atau mathenein yang artinya belajar (berpikir). Jadi berdasarkan asal katanya, maka matematika berarti ilmu pengetahuan yang didapat dengan berpikir (bernalar), bukan dari hasil eksperimen atau hasil observasi.
D. Hakikat Filsafat Pendidikan Matematika
Filsafat pendidikan matematika adalah filsafat yang membicarakan proses pendidikan matematika. Pendidikan matematika mengacu pada masalah belajar dan mengajar. Pemikiran filsafat memiliki peran yang sangat penting terhadap pembelajaran dalam pendidikan matematika yang memungkinkan para siswa untuk membangun logika pikirnya serta membangun pengetahuan matematikanya. Jadi filsafat matematika membentuk pendidikan matematika, artinya bahwa pendidikan matematika didukung oleh filsafat matematika.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar